Kategori : Pujangga | Komentar : (3)
berlalu bagai kabut, bergerak pelan dan menggores makin dalam … membekukan hati kembali, dan melangkah dalam senyap lembah kesendirian seperti biasa. hampa tanpa jiwa, tanpa diri, tanpa keinginan lagi untuk bermimpi. tak perlu bicara, karena mimpi itu tak selalu menjadi indah. tinggalkan saja, dan mesti kembali kumerangkai waktu yang panjang karena memulai untuk belajar, kembali [...]
Baca selengkapnya »





