Kategori : Cerita Unik | Komentar : (7)
Kejadian yang terjadi di Desa Guntung, Kab. Bangka Tengah saat itu kebetulan tidak jauh dari rumahnya temen didi. So, masyarakat sekitar banyak yang membantu korban kecelakaan tersebut. Para korban yang terjebak dalam mobil itu dibawa keluar dengan susah payah.
Kakeknya teman Didi, ternyata juga ikut membantu membawa tubuh korban yang berlumuran darah itu ke rumahnya. Kebetulan lokasi kejadian cuma berselang 2 rumah dari rumahnya.
Setelah ditangani pihak Kepolisian dan para korban dibawa ke rumah sakit terdekat. Ternyata ada cerita lain dibalik peristiwa itu …
Esoknya, teman Didi menceritakan kalo sang kakek pada malam harinya di satroni POCONG.
Kakeknya menceritakan hal yang begitu mengejutkan dan membuatnya takut semalaman. Katanya malam hari ketika ia sedang tidur, sang kakek merasakan ia diganggu seseorang. Seperti ada yang usil menggerakkan tubuhnya.
Sang kakek pun terbangun dan merasakan hal yang aneh. Gak tahu sebabnya, ia merasa seluruh bulu kuduknya merinding semua mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Dengan gemetar ia merasakan ada sesuatu yang sedang mengawasinya …
Perlahan ia pun menoleh. Namun ketika pandangan itu berpaling kesudut kamarnya, ia melihat sesosok POCONG tegak berdiri seakan menatapnya penuh makna (tentunya dengan badan dibaluti kain kafan dong, masak kain sarung-hehehe).
Hiii, apalagi kalo pocong itu sempet-senyum tambah syerem deh …
Tak ayal lagi, makin gemetar tubuh sang kakek malam itu. Ia pun menunduk kebawah dan mulutnya tak henti-hentinya komat-komat membaca berbagai do’a. Diselang do’anya itu, sang kakek selalu melirik sesekali ke sudut kamar itu. Namun sang pocong tetap tak bergeming, diam dan semakin menyeramkan.
Hingga beberapa waktu yang cukup lama, barulah sang pocong itu hilang dari pandangan sang kakek. Dan ia pun bergegas menarik selimut dan menutup seluruh tubuhnya. Sang kakek juga menceritakan sejak saat itu ia sulit tidur hingga pagi harinya.
Setelah mendengar cerita itu, menurut masyarakat sekitar hal itu dikarenakan lokasi tempat kejadian kecelakaan belum bersih. Apalagi rumah sang kakek sempat menampung para korban yang berlumuran darah itu. Katanya, mungkin ada darah korban kecelakaan itu yang belum sempat dibersihkan dan sampai kering ditempat.
Hiii ….
Gak tahu deh kalo Didi yang mengalami kejadian seperti itu. Alih alih mo menoleh seperti sang kakek, mungkin Didi udah buruan lari tunggang langgang. Atau mungkin lebih parah, bisa-bisa langsung pingsan tuh …
By. Didi
(diilustrasikan kembali tanpa mengurangi inti cerita – sharing from my friends)
Bila informasi ini bermanfaat bagi anda,
jangan lupa untuk berbagi dengan teman anda yang lain. Gunakan fitur sharing diatas.
Simak juga artikel lainnya pada :
------------------------------Artikel lain dalam kategori yang sama :
- » Gosok Kode Voucher Pulsa Anda ...
- » Pesawat mau mendarat ...
- » Pacaran di sepeda motor ? Jangan deh ...
- » Bayi umur 8 bulan tewas karena ayunan
- » Mayat yang bangun ketika diusung
- » Maturnuwun = Kulonuwun ?
- » Jenazah yang bangun saat di Kafani
- » Sakit Perut ? kantongin batu aja ...
- » Ketika Ayam Mengerami Uang ...
- » Sepasang Sandal 2 Dimensi

Agustus 4th, 2008 at 7:45 pm
ngeri
takut
Agustus 6th, 2008 at 1:18 pm
sereeemmmmmm….
Agustus 8th, 2008 at 10:25 pm
hiii.. syerem.. mana bacanya malem2 lagi.. amit2.. jgn sampe deh mama liat lagi.. dulu wktu SMA pernah liat pocong di Sekolahan wktu ada acara ultah PMR di sekolahan.. hiii.. kl inget merinding…
Agustus 9th, 2008 at 12:41 am
wah…untung pocongnya gak sarungan ya…kalo sarungan bisa2 mlorot sarungnya,,,=)), eh tukeran link kang!
Agustus 9th, 2008 at 9:37 am
@acy @frendli : Didi juga takut dah, hehehe … sapa berani ??
@Mama Shasa : OO .. mama shasa juga pernah lihat, pasti ngeri yah. hiii …
@supris : mari tukeran link, dengan senang hati. pls confirm klo udah dilink …
Agustus 11th, 2008 at 2:28 am
Februari 7th, 2009 at 11:25 pm
Ih..ceritanya serem2 bgt. Apalagi sy bacanya dikamar sendirian malam hari.Merinding…